Quote Wound Motivation
#Catatan Hari ini
#20September2021
Memang benar ya, dalam hidup masih banyak yang belum kita ketahui. Janganlah sekali-kali merasa benar atas hidup yang menurut kita baik. Kita harus senantiasa belajar dan belajar untuk memang mencapai keadaan nyaman yang sempurna.
Hari ini Senin ya, karena kunjungan kemaren, kami harus membuat satu buah tulisan dan satu buah video untuk dipresentasikan hari ini. Dari tadi malam ngebut bikin tulisan dan video, pagi pun terbengkalai. Video pun tidak sempurna apalagi tulisan hahahha. Ya dengan seadanya presentasi, kalaupun hasilnya tidak baik ya, setidaknya sudah mengerjakan dan berusaha. Mungkin memang bukan kami yang mendapatkan terbaik. Tapi ada hak yang paling sedih. Hari ini adalah waktunya pisah setelah empat hari bersama. Sedih si, hahahha. Tapi ya gimana, hiduk harus terus berlanjut. Ilmu yang tak terkira dan pengalaman yang terjaring sudah di genggam dalam pelatihan ini. Saya harap ini tidak hanya sebagai pemahaman saja, tetapi menjadi karakter diri hingga mudah untuk merealisasikannya. Belum pernah aku temukan pergaulan seperti ini. Dalam acara ini aku lebih terbuka melihat bagaimana persepsi orang-orang yang memang berbeda dari kita baik itu dari segi pemikiran, kepercayaan dan kepribadian. Ini memang hebat. Perbedaan memang membuah persatuan menjadi utuh. Toleransi memang tiang dari kemakmuran. Dengan bertoleransi hidup akan mudah bergandengan dan bebas dari intervensi. Menciptakan ruang aman, dan dapat menghargai yang tidak kuasa dari diri kita sendiri memang harus kita pahami dulu, kita pelajari dulu barulah kita bisa bertoleransi. Selain itu mungkin di dukung dengan etika dasar ya. Tapi toleransi tidak cukup hanya kita merespon baik, menghindar dan tidak menganggu. Tapi toleransi adalah bagaimana kita menghapuskan stigma dalam perbedaan sehingga menjadi warna wani yang indah dalam persatuan. Bagaimana kita bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan satu sama lain, bagaimana pun bentuk perbedaannya. Karena bagaimana pun kepribadian seseorang adalah kuasa dirinya pribadi, baik itu keyakinan, kepercayaan, agama dan suku bangsa. Bergandengan tangan dalam perbedaan memang indah, kerukunan hidup dalam persatuan benar damai. Semoga kita bisa sadar dan tetap berpegang teguh pada hubungan baik kemanusiaan.
Yah, lelah. Tapi aku harus tulisan walaupun untuk ketiadaan. Maksudnya walaupun tidak ada yang baca hahahha. Yaa... Setidaknya untuk diriku pribadi. Tapi jika ada, semoga pembaca bisa paham.
#Selamat malam☺️

Komentar
Posting Komentar